Sempat Terlibat Saling Kejar dengan Petugas di Perairan Kupang, 13 Nelayan Asal Sulteng Akhirnya Diamankan

- 14 Mei 2024, 11:08 WIB
Ilustrasi kapal nelayan.
Ilustrasi kapal nelayan. /Tintus Belang/FLORESTERKINI.com

FLORESTERKINI.com – Sebanyak 13 nelayan asal Sulawesi Tenggara (Sulteng) diamankan oleh jajaran Direktorat Jenderal Pemgawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan di perairan Kupang, tepatnya di perairan antara Pulau Semau dan Pulau Timor, Rabu pekan lalu.

Sebelum ditangkap, para nelayan itu terlibat aksi saling kejar dengan petugas selama lebih kurang setengah jam. Mereka ditangkap atas dugaan melakukan penangkapan ikan secara ilegal.

Plt Direktur Jenderal PSDKP KKP Pung Nugroho Saksono mengatakan, dalam satu pekan terakhir, pihaknya berhasil mengamankan dua kapal dalam dua kasus yang berbeda.

Baca Juga: Anggap Bukti Materil Cukup, PMKRI Ultimatum Polres Sikka Tetapkan Tersangka TPPO dalam 3 Hari

Kapal pertama yang diamankan, menurut Pung Nugroho, adalah kapal yang memuat enam Warga Negara Asing (WNA) asal China serta enam Warga Negara Indonesia (WNI) yang hendak ke Australia.

Keberangkatan kapal tersebut ke negara Australia diduga kuat merupakan bagian dari sindikat people smuggling (perdagangan orang) oleh salah seorang WNA yang ikut diamankan.

Sementara kapal kedua adalah kapal bermuatan 13 orang nelayan dari Sulawesi Tenggara yang melakukan penangkapan ikan secara ilegal pada Rabu, 8 Mei 2024 lalu.

"Jadi, memang ada dua kapal yang kami amankan, satu kapal soal penyelundupan orang dan satu lagi soal penangkapan ikan secara ilegal," kata Pung Nugroho di Pelabuhan Perikanan Tenau Kupang, NTT, Senin, 13 Mei 2024 seperti diberitakan ANTARA.

Baca Juga: Ini Sejumlah Bansos yang Bakal Cair di Bulan Mei 2024, Lengkap dengan Panduan Cara Mengeceknya

Halaman:

Editor: Ade Riberu


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah