Peternak Ayam Kampung Milenial Asal Flores Timur Raih Nominasi YESS Kementan-IFAD

- 20 Mei 2024, 20:49 WIB
Julius Suban Mengu (nomor dada 05, depan kanan luar) saat penganugerahan YESS Kementan RI Tahun 2024 belum lama ini.
Julius Suban Mengu (nomor dada 05, depan kanan luar) saat penganugerahan YESS Kementan RI Tahun 2024 belum lama ini. /Dok. Pribadi Yulius

FLORESTERKINI.com – Seorang peternak muda asal Desa Helanglangowuyo, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Yulius Suban Mengu (29), berhasil meraih nominasi pada ajang Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Prestasi ini mengukuhkan Yulius sebagai satu-satunya perwakilan dari Kabupaten Flores Timur yang lolos dalam nominasi tersebut.

Mengenal Program YESS

Program YESS adalah inisiatif kerja sama antara Kementerian Pertanian dan Dana Internasional untuk Pembangunan Pertanian (IFAD), sebuah lembaga di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Program ini bertujuan untuk mendukung dan mengembangkan kewirausahaan serta kesempatan kerja bagi pemuda di sektor pertanian.

Tahun ini, dari 1001 peserta yang berasal dari seluruh Indonesia, terpilih 70 petani dan peternak muda sebagai nominasi, termasuk empat dari Provinsi NTT, salah satunya adalah Yulius Suban Mengu, dan sisanya dari Kupang dan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

“Dari 1001 peserta yang berasal dari seluruh Indonesia, ada 70 petani dan peternak muda yang masuk nominasi YESS tahun 2024. Dari Provinsi NTT ada empat, salah satunya saya,” tutur Lius Suban saat dikonfirmasi di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Flores Timur, Senin, 20 Mei 2024.

Atas torehan prestasi itu, Lius Suban bakal bergabung dengan para penyuluh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Flores Timur dengan status Penyuluh Swadaya.

Prestasi dan Perjalanan Karir Yulius Suban Mengu

Usaha Ayam KUB Lius Suban.//
Usaha Ayam KUB Lius Suban.// Dok. Pribadi Yulius

Yulius Suban Mengu, yang merupakan lulusan Fakultas Peternakan Universitas Nusa Cendana Kupang (Undana) tahun 2017, mulai merintis usaha peternakannya pada tahun 2018. Ia mengawali usahanya dengan memelihara ayam lokal (ayam kampung) di Desa Helanglangowuyo, Ile Boleng.

Dalam perjalanannya, Yulius tidak hanya berhenti di situ; ia melanjutkan studinya ke jenjang pasca sarjana dan memperluas usahanya dengan beternak ayam Super serta Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB).

Saat ajang nominasi YESS dibuka, Yulius memutuskan untuk mengikuti kompetisi di kategori Peternak Muda Ayam KUB. Pada bulan April 2024, tim penilai dari Kementerian Pertanian melakukan penilaian visitasi ke lokasi peternakannya.

Halaman:

Editor: Ade Riberu


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah