Pemkab Ende Belum Kantongi Alokasi Anggaran Proyek Drainase Senilai Rp49 Miliar, Ini Alasannya!

- 20 Mei 2024, 21:17 WIB
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Ende, Mustaqim Mberu.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Ende, Mustaqim Mberu. /Dok. Ist./Ho-FLORESTERKINI.com

FLORESTERKINI.com – Setelah pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) tentang Perencanaan Detail Engineering Design (DED) Pembangunan Drainase Kota pada Selasa, 25 Juli 2023, Pemerintah Kabupaten Ende masih belum mendapatkan kepastian mengenai alokasi anggaran untuk proyek tersebut. Meski demikian, upaya komunikasi terus dilakukan dengan pihak-pihak terkait agar bantuan dari pemerintah pusat maupun alokasi bertahap dapat direalisasikan untuk menyelesaikan masalah banjir di wilayah perkotaan.

Upaya Pemerintah Kabupaten Ende

Dinas PUPR Kabupaten Ende secara aktif berkomunikasi dengan berbagai pihak untuk mendapatkan dukungan anggaran yang diperlukan. Anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan drainase kota, berdasarkan DED, mencapai Rp49 miliar.

Kepala Dinas PUPR, Mustaqim Mberu, menjelaskan bahwa pihaknya berharap bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat, serta mengalokasikan anggaran secara bertahap sesuai dengan master plan dan DED yang telah dibuat.

"Sedang kita komunikasikan, moga-moga bisa ada bantuan sedikit dari pemerintah pusat, kemudian mungkin kita juga bisa alokasikan secara bertahap untuk penyelesaian masalah banjir sesuai dengan master plan dan DED yang sudah kita miliki," ungkap Mustaqim, Senin, 20 Mei 2024.

Tantangan dan Skala Prioritas

Mustaqim menambahkan bahwa perubahan penggunaan lahan yang cepat menjadi tantangan tersendiri, sehingga perlu penyesuaian segera agar dampak banjir bisa diminimalisir. Dari total anggaran sebesar Rp49 miliar, skala prioritas akan diterapkan untuk memastikan pembangunan bisa dilakukan bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.

"Kita punya master plan tapi memang perubahan penggunaan lahan ini cepat sekali dan itu juga harus segera disesuaikan sehingga dampak yang sering kita lihat sekarang, ya paling tidak bisa berkurang," ujar Mustaqim.

Permasalahan Drainase di Kota Ende

Pembangunan drainase di Kota Ende menjadi sangat penting mengingat masalah banjir yang sering terjadi di beberapa kawasan kota saat musim hujan. Kondisi drainase yang sudah lama dan dimensi saluran yang tidak mampu menampung debit aliran air menjadi penyebab utama banjir.

Bupati Djafar dalam sambutannya pada FGD 25 Juli 2023 menekankan pentingnya kegiatan FGD sebagai langkah strategis dalam menangani berbagai persoalan terkait pembangunan drainase di Kota Ende.

“Saya berharap kepada semua peserta agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan bertanggung jawab, sehingga kegiatan FGD dapat menghasilkan rekomendasi-rekomendasi yang menjadi pijakan bagi kami dalam pengambilan kebijakan terkait dengan pembangunan drainase di wilayah kita,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Ade Riberu


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah