Diduga Keracunan Takjil, Puluhan Warga di Jember Harus Dapatkan Perawatan Medis

- 1 April 2024, 17:36 WIB
Sejumlah warga yang diduga keracunan dirawat di ruang aula Puskesmas Mayang, Minggu (31/3/2024) malam.
Sejumlah warga yang diduga keracunan dirawat di ruang aula Puskesmas Mayang, Minggu (31/3/2024) malam. /ANTARA/VJ Hamka Agung Balya

FLORESTERKINI.com – Sebanyak lebih kurang 50 orang warga di Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, terpaksa mendapatkan perawatan medis di Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Mayang pada Minggu, 31 Maret 2024 malam.

Puluhan warga itu mendatangi Puskesmas Mayang dengan keluhan yang relatif sama yaitu kepala pusing dan mual. Mereka diduga keracunan setelah mengonsumsi makanan untuk berbuka puasa atau takjil yang dibagikan secara gratis oleh warga di sepanjang jalan raya setempat.

"Keluhan mereka rata-rata sakit perut, mual, muntah, dan diare setelah dua hingga tiga jam makan takjil yang dibagi-bagikan di jalan," ujar Kepala Puskesmas Mayang dr. Hamid Dwi Supriyanto.

Baca Juga: Songsong Pilkada Serentak 2024, KPU Bakal Bentuk Badan Ad Hoc, Berikut Jadwal dan Syaratnya!

Dia mengatakan, pada awalnya, pihak Puskesmas cukup kerepotan karena para pasien itu datang dalam jumlah banyak dan di waktu yang hampir bersamaan.

Sementara itu, jumlah kamar rawat inap yang terbatas di Puskesmas Mayang menyebabkan sebagian pasien tersebut harus dirawat di ruang aula dengan beralaskan karpet dan tikar saja.

"Alhamdulillah, semua sudah tertangani, namun ada yang masih dirawat di Puskesmas dan ada yang sudah pulang, karena kondisinya membaik," katanya.

Baca Juga: Info Cuaca NTT Senin 1 April 2024: Sejumlah Wilayah Diguyur Hujan, Waspadai Petir dan Kilat

Dia menuturkan, para tenaga kesehatan di Puskesmas itu dengan sigap segera memberikan pertolongan dan melakukan perawatan sehingga tidak ada satu pun di antara para pasien itu yang dirujuk ke rumah sakit.

Halaman:

Editor: Ade Riberu


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah