Nadiem Makarim Teken Kebijakan Usia Minimum Siswa Masuk Sekolah Dasar, Simak Syaratnya!

- 20 Mei 2024, 16:56 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. /Instagram.com/@nadiemmakarim

FLORESTERKINI.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, telah menandatangani kebijakan baru terkait usia minimum siswa yang akan memasuki kelas satu Sekolah Dasar (SD). Kebijakan ini menetapkan bahwa batas usia minimum untuk siswa baru adalah 6 tahun. Namun, terdapat kelonggaran tertentu yang memungkinkan siswa di bawah usia tersebut untuk dapat masuk ke kelas satu SD dengan memenuhi beberapa persyaratan khusus.

Usia Minimum dan Kelonggaran bagi Anak di Bawah 6 Tahun

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2021, anak-anak yang berusia di bawah 6 tahun juga memiliki kesempatan untuk masuk kelas satu SD. Syarat utamanya adalah anak tersebut harus berusia minimal 5 tahun 6 bulan pada tanggal 1 Juli tahun berjalan.

Kebijakan tersebut memberikan peluang bagi orang tua yang ingin menyekolahkan anak mereka lebih awal, namun tetap memperhatikan kesiapan dan kemampuan anak.

Persyaratan untuk Anak di Bawah 6 Tahun

Untuk anak yang belum genap 6 tahun namun sudah berusia 5 tahun 6 bulan pada 1 Juli, terdapat beberapa syarat tambahan yang harus dipenuhi sebagai berikut:

1. Kecerdasan atau Bakat Khusus

Anak harus menunjukkan kecerdasan atau bakat khusus. Hal ini harus dibuktikan dengan rekomendasi tertulis dari seorang psikolog profesional. Rekomendasi ini menjadi bukti bahwa anak tersebut memiliki kemampuan di atas rata-rata yang memungkinkan mereka untuk mengikuti pelajaran di kelas satu SD.

2. Rekomendasi Alternatif

Jika rekomendasi dari psikolog profesional tidak tersedia, maka rekomendasi tertulis dari komite guru sekolah terkait dapat digunakan sebagai pengganti. Komite guru ini akan melakukan penilaian terhadap kesiapan anak dari segi akademis dan non-akademis.

3. Kesiapan Psikologis

Selain kecerdasan atau bakat khusus, kesiapan psikologis anak juga menjadi pertimbangan utama. Kesiapan ini harus dinyatakan dalam bentuk rekomendasi tertulis dari psikolog profesional. Rekomendasi ini menilai bahwa anak memiliki kemampuan mental yang cukup untuk mengikuti kegiatan belajar di sekolah dasar tanpa hambatan yang berarti.

Prioritas Usia 7 Tahun

Meskipun terdapat kelonggaran untuk anak di bawah 6 tahun, kebijakan ini tetap memberikan prioritas utama kepada anak-anak yang berusia 7 tahun untuk masuk kelas satu SD. Anak-anak dalam usia ini dianggap memiliki kesiapan yang lebih matang baik dari segi fisik, mental, maupun sosial untuk mengikuti pendidikan di tingkat sekolah dasar.

Implikasi Kebijakan Baru

Kebijakan yang ditandatangani oleh Nadiem Makarim ini bertujuan untuk memberikan fleksibilitas lebih bagi orang tua dan anak-anak yang memiliki kemampuan lebih cepat dalam menguasai materi belajar. Namun, tetap memperhatikan aspek kesiapan anak secara keseluruhan. Hal ini diharapkan dapat mendukung perkembangan anak secara optimal dengan tetap menjaga standar pendidikan yang berkualitas.

Halaman:

Editor: Ade Riberu


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah