TNI Tembak 2 Anggota OPM Pimpinan Egianus Kogoya, Sita 1 Pistol, Amunisi dan Sejumlah Senjata Tajam

- 20 April 2024, 10:59 WIB
Senjata dan barang yang berhasil disita TNI dalam aksi saling tembak dengan OPM pimpinan Egianus Kogoya, Jumat (19/4/2024).
Senjata dan barang yang berhasil disita TNI dalam aksi saling tembak dengan OPM pimpinan Egianus Kogoya, Jumat (19/4/2024). /ANTARA

FLORESTERKINI.com – Pasukan TNI yang tergabung dalam Komando Operasi TNI Habema berhasil menembak dua anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kampung Paro, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan, Jumat, 19 April 2024.

Kedua anggota OPM yang tertembak itu diketahui merupakan anak buah dari Egianus Kogoya yang tergabung dalam Kodap III/Ndugama. Belum diketahui kondisi terkahir kedua orang itu, karena langsung melarikan diri usai terkena tembakan.

Perwira Penerangan Koops TNI Habema Letnan Kolonel (Letkol) Arh Yogi Nugroho dalam keteranganan persnya mengatakan, sejak awal tahun 2024, kelompok OPM pimpinan Egy Kogoya itu sering melakukan penyerangan terhadap salah satu pos TNI yang ada di wilayah itu.

Akibat sering diserang, pasukan TNI melakukan tindakan perlawanan. Perlawanan itu kemudian berujung pada aksi saling tembak yang mengakibatkan dua anggota OPM terkena tembakan dari pasukan TNI.

Selain berhasil menembak dua anggota OPM, pasukan Komando Operasi TNI Habema juga menyita beberapa senjata dan barang milik OPM yang tertinggal di lokasi kejadian.

Dia menuturkan, barang-barang yang disita TNI antara lain, satu pucuk pistol FN beserta magasin, satu magasin senapan SS-2.

Ada juga 27 butir amunisi 5,56 mm, sebuah busur dan beberapa anak panah tradisional, parang, bendera Bintang Kejora dan sebuah noken.

"Keberhasilan prajurit TNI melumpuhkan kekuatan OPM di Paro merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan demi lancarnya proses percepatan pembangunan di Papua," kata Yogi Nugroho di Jakarta, Jumat, 19 April 2024.

Untuk diketahui, kelompok OPM dibawah pimpinan Egy Kogoya juga sering melakukan aksi teror terhadap masyarakat sipil yang ada di wilayah Nduga.

Halaman:

Editor: Ade Riberu

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah