Tertangkap Basah Selingkuhi Istri Orang, Pria di Rote Ndao NTT Tewas Dibunuh Suami dari Selingkuhannya

10 Juni 2021, 13:03 WIB
Ilustrasi selingkuh. /Pixabay/Tumisu

FLORES TERKINI – Manisnya cinta, pahitnya derita adalah sebuah pepatah kuno yang tepat disematkan pada kedua pasangan selingkuh yang digerebek suami sendiri di dalam kamar sebuah rumah yang berada di Desa Saindule, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao, Rabu, 9 Juni 2021 pukul 01.00 WITA.

Penggerebekan yang dilakukan oleh seorang pria (MN) terhadap perilaku istrinya MYH di dalam rumahnya sendiri, yang mendapati langsung sang istri yang sedang bercumbu mesra dengan seorang pria selingkuhannya berinisial ML.

Melihat kejadian tersebut, suami MYH yakni MN naik pitam dan langsung melakukan perlawanan fisik dengan selingkuhan MYH.

Baca Juga: Mau Terima BPUM Rp1,2 Juta Tahap 1 hingga 3 untuk KPM BLT UMKM 2021, Ikuti Langkah-langkahnya Ini

Setelah melakukan perlawanan yang cukup, MN yang pada saat itu juga membawa dengan sebilah parang tidak sungkan-sungkan langsung melibas ML hingga tewas di tempat.

Pelaku pembunuhan yang berprofesi sebagai operator alat berat pada PT. Wasikita Karya (WK) diketahui telah menikah dengan MYH sejak tahun 2013.

Salah satu warga mengatakan, peristiwa tersebut tidak diketahui oleh warga di seputarnya. Warga baru mengetahuinya saat Aparat Kepolisian Resort Rote Ndao mendatangi sekaligus mengolah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan langsung memberikan garis polisi (police line).

Baca Juga: Gofar Hilman Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Sang Sahabat Ajak Masyarakat Dukung Korban

“Kami pagi ini baru mengetahui bahwa ada kejadian pembunuhan di dusun kami. Kami semua yang ada di sini adalah warga dari dusun tetangga, namun sesuai yang kami tahu bahwa korban (ML) diduga kedapatan bersama MYH istri dari pelaku MN di dalam kamar rumah MN dalam kondisi telanjang bulat alias bugil,” ungkap salah satu warga.

Dari penuturan warga yang berada di lokasi didapatkan informasi bahwa pelaku MN yang berasal dari Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) baru kembali dari Timor Leste sebulan yang lalu.

Sementara itu, Kapolres Rote Ndao, AKBP Felli Hermanto, SIK, MSI melalui Kabag Humas Polres Rote Ndao, Aiptu Anam Nurcahyo, membenarkan adanya kejadian tersebut dan mengatakan akan mengirimkan rilisnya kepada media.

Sampai berita ini diturunkan, informasi terkait rilis pers dari Polres Rote Ndao belum juga didapatkan.*** (Max Werang)

Editor: Ade Riberu

Tags

Terkini

Terpopuler