Dampak Cuaca Ekstrem di Flores Timur, Tanaman Padi dan Jagung di Mudakeputu Rusak Parah

- 15 Maret 2024, 08:24 WIB
Tanaman padi dan jagung milik Don Welan yang rusak parah dihantam angin kencang.
Tanaman padi dan jagung milik Don Welan yang rusak parah dihantam angin kencang. /Max Werang/FLORESTERKINI.com

FLORESTERKINI.com – Cuaca ekstrem hingga saat ini belum juga berangsur membaik. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pun terus meng-update situasi cuaca pada beberapa hari belakangan ini.

Akibat dari cuaca ekstrem tersebut, sejumlah tanaman berupa padi dan jagung di kebun milik Donatus Doni Welan, warga Desa Mudakeputu, Kecamatan Ile Mandiri, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami kerusakan parah.

Don Welan, demikian ia akrab disapa, menuturkan kepada media ini melalui sambungan seluler, Jumat, 15 Maret 2024, bahwa peristiwa hancurnya tanaman di kebun seluas 1 hektare miliknya itu terjadi sejak tanggal 9 Maret hingga 13 Maret 2024.

Baca Juga: Rocky Gerung Berkunjung ke Flores, Bakal Singgah di IFTK Ledalero Sebelum ke Larantuka

"Tanaman padi dan jagung saya rata tanah. Ketika melihat semuanya itu, kaki tangan saya jadi lemah," ujarnya dengan nada memelas.

Bagi Don Welan, kerja kerasnya selama ini sebagai petani di ladangnya itu harus berakhir dengan kepedihan.

"Saya sangat sedih melihat semua tanaman saya yang ambruk rata tanah ini," sambungnya.

Baca Juga: Soal Temuan 13,45 Gram Sabu di Flores Timur, Ada Peluang SP3 dan Penetapan Tersangka

Ditanya apakah ia sudah melaporkan peristiwa tersebut kepada Pemerintah Desa Mudakeputu, dirinya mengatakan bahwa hingga saat ini pemerintah desa belum mengambil data terkait dampak dari cuaca ekstrem itu.

Halaman:

Editor: Ade Riberu


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah