CEK FAKTA: Gibran Sebut Program Makan Siang Gratis untuk Kebun Binatang, Benarkah?

- 8 Maret 2024, 08:17 WIB
Gibran Rakabuming Raka
Gibran Rakabuming Raka /Tangkapan Layar / Tiktok @gibranrakbuming/

FLORESTERKINI.com – Beredar sebuah video di media sosial Facebook yang memperlihatkan Gibran Rakabuming Raka sedang berpidato mengenai program makan siang gratis.

“Kita punya program makan siang gratis. Artinya apa? Binatangnya kita gemukkan. Artinya apa? Membuka dunia usaha baru,” demikian kata Gibran seperti yang ditampilkan di dalam video tersebut.

Tidak sampai di situ. Video yang diunggah oleh pemilik akun FB @minang.kita itu memperlihatkan lanjutan pernyataan Gibran yang mengarah kepada kata-kata yang tidak ‘mengenakkan’ untuk didengar.

Baca Juga: Salah Satu Trainee Asal Indonesia Tersingkir dari Chuang Asia Thailand, Tangis Caith Pecah Seketika

“Tapi sekali lagi Pak, program makan siang gratis ini adalah untuk di dalam kebun binatang. Kita ingin memperluas kebun binatangnya,” lanjutnya.

Lebih fatalnya lagi, ketika Gibran sedang berpidato dan menyebutkan kata-kata itu, sang pembuat video menambahkan potongan-potongan video berupa hewan-hewan yang sering dijumpai di kebun binatang, seperti monyet dan orang utan.

Setelah ditelusuri oleh tim pemeriksa fakta dari turnbackhoax.id menggunakan Google Lens, diketahui bahwa ternyata video tersebut mirip dengan video Gibran pada saat memaparkan program makan siang gratis di debat pertama cawapres pada 22 Desember 2023 lalu.

“Kami punya program makan siang gratis, banyak yang nyinyir. Tapi sekali lagi Pak, program makan siang gratis ini adalah investasi untuk Indonesia emas. Program makan siang gratis 400 T ini adalah stimulan untuk ibu-ibu, warteg-warteg, warung-warung, katering yang ada di daerah-daerah,” ujar Gibran saat debat dimaksud.

Baca Juga: KPK Geledah Rumah Hanan Supangkat Terkait Dugaan TPPU, Bawa Serta 2 Koper hingga Alat Penghitung Uang

Halaman:

Editor: Ade Riberu

Sumber: turnbackhoax.id


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah