Kunjungan Perdana ke Makodim Sikka, Danrem 161 Wiraksati Kupang Disambut dengan Huler Wair dan Tarian Hegong

- 27 Maret 2024, 21:33 WIB
Danrem 161 Wiraksati Kupang dijemput dengan tarian Hegong sebelum menuju pintu gerbang Makodim Sikka, Rabu (27/03/2024).
Danrem 161 Wiraksati Kupang dijemput dengan tarian Hegong sebelum menuju pintu gerbang Makodim Sikka, Rabu (27/03/2024). /Marsel Feka/FLORESTERKINI.com

FLORESTERKINI.com Danrem 161 Wirasakti Kupang, Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes, melakukan kunjungan kerja perdana ke Makodim 1603 Sikka, Rabu, 27 Maret 2024.

Pantauan FLORESTERKINI.com di lokasi, sekira pukul 13.15 WITA Joao Xavier Barreto Nunes tiba di Makodim 1603 Sikka dan disambut dengan tarian Hegong serta ritual adat Huler Wair, sebelum memasuki halaman Makodim Sikka.

Ia didampingi oleh Kasie Ter Korem 161 Wirasakti Kupang Kolonel Agusto Moniz Lopes dan istrinya, Nyonya Paula Xavier Barreto Nunes yang juga merupakan Ketua Persit KCK Korcab Rem 161.

Baca Juga: Tim Polairud Polda NTT Siaga Kawal Peziarah Semana Santa 2024 di Larantuka

Acara lalu dilanjutkan dengan laporan kesiapan pasukan Makodim Sikka oleh Damdim 1603 Sikka, Letkol Czi Setiawan Nur Prakoso Utomo, tepat di depan pintu gerbang Makodim Sikka.

"Lapor, Pasukan Aman," tegas Dandim 1603 Sikka Letklo Czi Setiawan sembari memberi hormat kepada Danrem 161 Wiraksakti Kupang, sembari mempersilakan atasannya itu mamasuki halaman Makodim Sikka.

Ritual adat Huler Wair menyambut kedatangan Danrem 161 Wirasakti Kupang, Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes bersama rombongan, Rabu (27/03/2024).//
Ritual adat Huler Wair menyambut kedatangan Danrem 161 Wirasakti Kupang, Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes bersama rombongan, Rabu (27/03/2024).// Marsel Feka/FLORESTERKINI.com

Adapun Brigjend TNI Joao Xavier Barreto Nunes adalah putra asli Republik Demokratik Timor Leste (RDTL). Saat ini, ia menjabat sebagai Danrem 161 Wirasakti Kupang.

Dalam sambutan singkatnya, Brigjen Joao lebih banyak berkenalan dan bercanda gurau bersama seluruh anggota TNI yang bertugas di Kodim 1603 Sikka.

Baca Juga: Posal Mbay Jajaran Lanal Maumere Gagalkan Penyeludupan Ribuan Liter Solar Ilegal, 2 Pelaku Kabur

“Yang dari Timor Leste mana? Kalau sekarang kita tidak bisa bicara lagi dan mengklaim diri sebagai pejuang Timor Timur, sebab saat ini kita sudah berada di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Jadi Timor Timur hanyalah bagian dari masa lalu,” ujar Brigjend Jaoa Xavier Barreto.

Ia menegaskan, bagi anggota TNI yang berasal dari Timor Timor atau lebih tepatnya Timor Leste, agar tidak lagi menyebut diri mereka sebagai eks pejuang Timor Timur.

Brigjen Joao meminta mereka agar lebih menjunjung tinggi janji prajurit sebagai garda terdepan bagi bangsa dan negara Indonseia, serta menjunjung tinggi empat pilar bangsa, yakni Pancasila, Undang - Undang Dasar, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI.***

Editor: Ade Riberu


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah